Cincin Nabi Sulaiman

cincin

Wahab bin Munbih mengatakan bahwa cincin Nabi Sulaiman `Alaihissalaam berasal dari langit yang memiliki empat sisi.

Diantara sisinya tertulis kata “Laa Ilaha Illallahu Wahdahu Laa Syariika Lahu Muhammadun Abduhu wa Rosuuluhu,

artinya : ‘Tidak ada tuhan selain Allah tidak ada sekutu bagi-Nya. Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya”

Pada sisi kedua tertulis,”Allahumma Maalikal Mulki Tu’til Mulka Man Tasya wa Tanzi’ul Mulka Man Tasya wa Tu’izzu Man Tasya wa Tuzillu Man Tasya,

artinya : ‘Wahai Allah Raja yang memiliki kerajaan, Engkau berikan kekuasaan kepada yang Engkau kehendaki, Engkau cabut (kekuasaan) dari orang yang Engkau kehendaki, Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki”

Pada sisi ketiga tertulis,”Kullu syai’in Haalikun Illalloh. Artinya : ‘Segala sesuatu akan musnah kecuali Allah.”

Dan pada sisi keempat tertulis,”Tabarokta Ilahiy Laa Syariika Laka. artinya : ‘Maha suci Engkau wahai Tuhanku yang tidak ada sekutu bagi-Mu.” Cincin tersebut memiliki cahaya yang bersinar yang apabila dikenakan maka akan berkumpul para jin, manusia, burung, angin, setan dan awan.

Dia juga mengisahkan bahwa suatu hari Nabi Sulaiman hendak berwudhu maka ia menyerahkan cincinnya itu kepadanya (budak perempuannya yang bernama Aminah).

Ketika itu ada jin yang bernama Sokhr yang mendahului Sulaiman masuk ke tempat wudhu dan bersembunyi dibalik pintu.

Tatkala Sulaiman memasuki tempat wudhu untuk menunaikan keperluannya lalu setan itu keluar dari dalam tempat wudhu dengan menyerupai wajah Sulaiman sambil mengibas-ngibas jenggotnya yang bekas wudhu dan tidak berbeda sama sekali dengan Sulaiman dan mengatakan –kepada Aminah,”Cincinku wahai Aminah.”

Aminah pun memberikan cincin tersebut kepadanya dan dia meyakini bahwa ia adalah Sulaiman maka cincin itu pun berada di tangannya. Lantas dia pun duduk di singgasana Sulaiman sehingga golongan burung, jin, setan pun tunduk kepadanya.

Tak berapa lama Nabi Sulaiman as selesai berwudhu dan mengatakan kepada Aminah,”Cincinku.” Aminah pun bertanya,”Siapa anda?” Dia menjawab,”Aku Sulaiman bin Daud.”
Dan tampak terdapat perubahan pada penampilannya. Aminah berkata,”Engkau bohong, sesungguhnya Sulaiman telah mengambil cincinnya dan saat ini dia tengah duduk di singgasanan kerajaannya.” Maka tahulah Sulaiman bahwa dia telah mendapati suatu kesalahan.”

(Mukhtashor Tarikh Dimasyq juz III hal 379)

Wahab bin Munbih juga menjelaskan bahwa pada saat Nabi Sulaiman ke kamar kecil maka setan yang menyerupai Nabi Sulaiman mendatangi budak perempuannya tanpa ada kecurigaan darinya. Setan itu lalu mengambil cincin tersebut darinya, meletakkannya di jarinya dan langsung pergi ke istana Nabi Sulaiman serta duduk diatas singgasananya. Berdatanganlah para tentaranya dari golongan manusia, jin dan burung dan mereka semua berdiri dihadapannya sebagaimana biasanya. Mereka menyangka bahwa ia adalah Nabi Sulaiman.

Tatkala Sulaiman keluar dari kamar kecil dan meminta cincin dari budak perempuannya itu lalu budak perempuan itu melihat kearahnya dan tampak terdapat perubahan didalam penampilannya. Budaknya pun bertanya,”Siapa kamu?” Dia menjawab,”Aku Sulaiman bin Daud.” Budak itu berkata kepadanya,”Sulaiman telah mengambil cincinnya, dia sudah pergi dan duduk diatas singgasananya.” Sulaiman pun menyadari bahwa setan telah memperdayai budak perempuannya dan mengambil cincin darinya.

Kemudian Nabi Sulaiman pun berlari ke padang tandus hingga pada suatu ketika ia merasa sangat lapar dan dahaga. Dan terkadang ia meminta kepada orang-orang agar memberikannya makanan sambil mengatakan,”Aku Sulaiman bin Daud.” Namun orang-orang tidak mempercayainya. Nabi Sulaiman berada dalam keadaan lapar dan tanpa tutup kepala ini selama 40 hari.

Sampailah Nabi Sulaiman di tepi pantai dan dia menyaksikan sekelompok nelayan lalu ia pun menghampiri dan bekerja bersama mereka sebagai seorang nelayan. Kemudian Asif bin Barkhoya berkata,”Wahai orang-orang Bani Israil sesungguhnya cincin Sulaiman telah dicuri oleh sekelompok setan dan sesungguhnya Sulaiman telah pergi dengan ketakuan diwajahnya.” Tatkala setan yang duduk di singgasana itu mendengar perkataan tersebut maka ia pun pergi menuju lautan dengan perasaan takut dan membuangnya. Cincin yang dibuang itu lalu dimakan oleh ikan salmon yang kemudian ikan itu dijaring oleh Nabi Sulaiman dengan izin Allah swt.

Dan ketika Nabi Sulaiman menyembelih perut ikan tersebut maka ia mendapati cincinnya berada didalamnya lalu dia pun memakainya di jarinya dan bersujud syukur kepada Allah swt. Setelah itu dia kembali ke singgasananya dan duduk diatasnya sebagaimana disebutkan didalam firman Allah swt :

وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَى كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ

Artinya : “dan Sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat.” (QS. Shaad : 34) –

(Bada’i az Zuhur fii Waqo’i ad Duhur juz I hal 85)

kITAB Bada’i az Zuhur fii Waqo’i ad Duhur AdalahKITAB karangan Ibn Iyas sejarawan asal Mesir dan merupakan salah satu murid Jalaluddin as-Suyuthi. Nama lengkapnya ialah Abu al-Barakat Muhammad bin Ahmad bin Iyas, lahir di Kairo pada tahun 852 H / 1448 M dan meninggal pada tahun 930 H / 1524 M.

https://www.faceb**k.com/abunawasmajdub?ref=stream/cincin-nabi-sulaiman

FADHILAH BULAN RAJAB

Rajab1

1. Pada Bulan Rajab disunnahkan puasa yang paling utama pada hari pertama, kedua, dan ketiga.
a. Puasa hari pertama diampuni dosa-dosanya tiga tahun
b. Puasa hari kedua diampuni dosa-dosanya dua tahun
c. Puasa hari ketiga diampuni dosa-dosanya satu tahun
d. Puasa hari berikutnya, tiap satu hari diampuni dosa-dosanya satu bulan.

Niat Puasa Rajab :
نَوَ يْتُ صَوْمَ رَجَبَ سُنَّةً لله تَعَالَى
Saya niat puasa Rajab sunnah karena Allah Ta’ala

2. Pada waktu malam Mi’raj asulullah SAW melihat sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih dingin dari es, dan lebih wangi dari minyak misik. Kemudian Nabi bertanya, “Wahai Malaikat Jibril, untuk siapakan ini?” Malaikat Jibril menjawab, “Untuk orang-orang yang membaca sholawat kepadamu di Bulan Rajab”. (Dzurrotun Nasihin hal. 85)
3. Pada semua bulan selain Bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan, satu amal kebaikan mendapat sepuluh pahala, tetapi pada Bulan Rajab dilipat-gandakan menjadi 70 pahala, pada bulan Sya’ban menjadi 700 pahala, pada Bulan Ramadhan menjadi 1000 pahala. (Dzurrotun Nasihin hal. 85)
4. Barang siapa yang berpuasa satu har ipada Bulan Rajab, Insya Allah masuk surga. (Dzurrotun Nasihin hal. 85)
يُسْتَحَبُّ صَوْمُ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَاَمَّا الصَّلاَةُ فِيْهِ فَلَمْ يُثَبِّتْ فَيْهَا مَايَخْتَصُّ بِهِ …
Artinya :
Puasa di bulan Rajab dan bulan Sya’ban itu disunnahkan, dan adapaun sholat sunnah (yang dikhususkan) tidak disunnahkan. (Dzurrotun Nasihin hal. 87-88)

rajab21

Risalah Ke-Dua Puluh Dua

cobaanAllah menguji hamba beriman-Nya menurut kadar imannya. Jika iman seseorang kuat, maka cobaannya pun kuat. Cobaan seorang Rasul lebih besar daripada cobaan seorang Nabi, kerana iman Rasul lebih tinggi daripada iman Nabi. Cobaan Nabi lebih besar daripada cobaan seorang badal. Cobaan seorang badal lebih besar daripada cobaan seorang wali. Setiap orang diuji menurut kadar iman dan keyakinannya. Tentang ini Nabi Suci saw. Bersabda: “Sesungguhnya kami, para Nabi, adalah orang yang paling banyak diuji. Oleh kerana itu, Allah terus menguji pemimpin-peminpin mulia ini, agar mereka senantiasa berada di sisi-Nya dan tak lengah sedikit pun. Dia SWT mencintai mereka, dan mereka adalah orang-orang yang penuh cinta dan dicintai oleh Allah, dan pencinta takkan pernah ingin menjauhkan diri dari yang dicintainya.

Maka, cobaan-cobaan memperkukuh hati dan jiwa mereka dan menjaganya dari kecenderungan terhadap sesuatu yang bukan tujuan hidup mereka, dari merasa senang dan cenderung kepada sesuatu selain Pencipta mereka. Nah, bila hal ini merasuk ke dalam diri mereka, maka hawa nafsu mereka meleleh, kedirian mereka hancur lebur dan kebenaran menjadi terang-benderang. Maka, kehendak mereka terhadap segala kesenangan hidup ini dan akhirat tertambat di sudut jiwa mereka. Dan kebahagiaan mereka berlabuh pada janji Allah, keredhaan mereka kepada takdir-Nya, dan kesabaran mereka dalam cubaan-Nya. Maka, selamatkanlah mereka dari kejahatan makhluk-Nya dan keinginan hati mereka.

Maka, hati menjadi kukuh dan mengendalikan anasir tubuh. Sebab cobaan dan musibah memperkuat hati, keyakinan, iman dan kesabaran, dan melemahkan haiwani dan hawa nafsu. Sebab bila penderitaan datang, sedang sang beriman bersabar, redha, pasrah kepada kehendak Allah dan bersyukur kepada-Nya, maka Allah menjadi redha dengannya, dan turunlah kepadanya pertolongan, kurnia dan kekuatan. Allah SWT berfirman: “Jika kau bersyukur tentu akan Kutambahkan.”

Bila diri manusia berhasil membuat hati memperturutkan keinginan tanpa adanya perintah dan izin dari Allah, kesyirikan dan dosa. Maka, Allah menimpakan kepada jiwa dan hati noda, musibah, luka, kecemasan, kepedihan dan penyakit. Hati dan jiwa terpengaruh oleh penderitaan ini. Namun, bila hati tak mempedulikan panggilan ini, sebelum Allah mengizinkannya melalui ilham, bagi wali, dan wahyu, bagi Rasul dan Nabi, maka Allah menganugerahi jiwa dan hati kasih-sayang, rahmat, kebahagiaan, kecerahan, kedekatan dengan-Nya, keterlepasan dari kebutuhan dan bencana. Ketahui dan camkanlah hal ini.

Selamatkanlah dirimu dari coaan dengan penuh kewaspadaan, dengan tak segera menimpali panggilan jiwa dan keinginannya. Tapi, tunggulah dengan sabar izin dari Allah agar kau senantiasa selamat di dunia ini dan di akhirat.

Mutiara Kalam Al Hikam tentang Dunia

dunia

  1. Hanya mereka yang dikasihi Alloh yang mengetahui tentang rumit dan bahaya dari Dunia
  2. Ketika engkau bisa menimbang antara kebaikan dan keburukan dunia, maka engkau tidak akan mencintai dunia
  3. Tidaklah sepadan antara pengharapan dan kekhawatiran kalian akan dunia seperti antara matahari terbit dan gerhana matahari
  4. Jangan heran ketika melihat manusia tertarik dengan dunia, karena memang dunia bagaikan seorang wanita yang cantik
  5. Ketika telah sampai pada tujuan dunia bagi mereka yang mencintainya akan tenggelam dalam kerusakan yang menghancurkan
  6. Dunia akan lari dari orang yang mencarinya namun bingung menghadapinya, ketika berhadapan tidak akan terlepas dari keburukan dunia
  7. Jika dunia baik kepada kamu sesaat maka dia akan berbuat buruk selama setahun, dan ketika berbuat buruk sekali itu setahun lamanya
  8. Dunia hanya menawarkan kerugian dan keburukan, adapun kerumitan dunia akan tertanam di hati mereka yang mengejar dunia
  9. Siapa yang tertipu dengan dunia akan menjadi terhina dan siapa yang sombong bersama dunia akan menyesal akhirnya
  10. Dunia akan menjauh dari orang yang mengejar dan malah akan mendekat kepada mereka yang menjauh dari dunia tersebut
  11. Dunia akan menghabiskan waktu mereka yang menjadi budak dunia, namun dunia akan mengajak bertemu mereka yang berpaling dari dunia
  12. Dunia tidak akan terlepas dari kotoran yang mencampuri dan dunia tidak akan putus dari keburukan
  13. Selamat dunia bisa mengeringkan sakit, muda dunia bsia mendatangkan kerumitan, buah dunia tidak lain adalah penyesalan
  14. Banyak orang yang tidak percaya dengan kata-kata ini, PODO AE! #KH_AbdulHannanMashum
  15. Pada akhirnya tidak ada beda antara ketika engkau mencari dengan menunggu rejeki dunia, karena hal itu sudah diatur #KH_AbdulHannanMashum
  16. Wahai Dunia! Jadilah budak bagi orang yang melayani AKU (ALLOH) namun jadikan mereka budak jika mereka melayanimu #HadistQudsi #KH. Hannan
  17. Dunia itu lebih banyak menipu, lebih memabukkan, lebih buruk, dan lebih cepat menjauh
  18. Dunia selalu menghiasi dirinya seindah mungkin agar banyak orang yang mencintainya
  19. Ketika seseorang sudah mencintai dunia, maka dunia akan menunjukkan taring sebenarnya kepada mereka yang mencintainya
  20. Tatkala dunia membuka keajaibannya maka saat itu pula dunia sudah meracuni manusia yang mencintai dengan racun yang mematikan
  21. Ketika kenikmatan dan kebahagiaan dunia sudah tertancap maka tidak lama kemudian dunia akan berbalik memberi kesusahan
  22. Dunia menawarkan kebahagiaan dan menjanjikan tipuan sehingga pecinta dunia akan banyak berandai-andai
  23. Salah satu tanda Cinta Dunia adalah rasa sayang (eman) terhadap sesuatu meski sebenarnya bukan miliknya atau tidak memilikinya #KH_AbdHannan
  24. Sebenarnya dunia adalah musuh bagi Alloh, musuh bagi Kekasih Alloh dan juga musuh bagi musuh-musuh Alloh juga
  25. Dunia menjadi musuh Alloh karena sebab dunia memutus hubungan seorang hamba kepada Tuhannya
  26. Dunia menjadi musuh bagi kekasih Alloh karena dunia menghiasi dirinya atas mereka sehingga merasa pahit untuk bersabar atas dunia
  27. Dunia menjadi musuh bagi musuh Alloh karena dunia memanjakan mereka dengan tipuan dan kelicikan dunia
  28. Ketika seseorang sudah terjaring oleh kenikmatan semu dunia maka dia akan terpedaya dan terbuai tiada henti
  29. Banyak hati yang kecewa kerena dihina dunia ketika hati merasa butuh dengan dunia bahkan akan tertutup dari kebahagiaan sejati
  30. Musuh Alloh akan merasa kecewa ketika berpisah dengan dunia namun tidak akan ditolong ketika tertipu oleh dunia
  31. Musuh Alloh adalah mereka yang menjual kehidupan Akhirot dengan demi mendapatkan kehidupan Dunia
  32. Siapa yang tidak mengetahui keburukan sesuatu maka tidak akan mungkin selamat dari sesuatu tersebut
  33. Al-Qur_an lebih banyak mengingatkan manusia untuk berpaling dari dunia dan mengajak manusia kepada keabadian Akhirot
  34. Dunia lebih hina daripada bangkai seekor kambing di sisi Alloh #NabiMuhammadSAW
  35. Dunia menjadi penjara bagi orang mukmin namun menjadi surga bagi orang kafir #NabiMuhammadSAW
  36. Dunia itu terlaknat dan juga dilaknat kecuali sesuatu yang karena Alloh #NabiMuhammadSAW
  37. Suka dunia berarti membahayakan akhirot begitu juga sebaliknya, maka pilihlah yang abadi atas yang sementara #NabiMuhammadSAW
  38. Cinta dunia menjadi pokok (dasar) dari semua kesalahan #NabiMuhammadSAW
  39. Tiada yang lebih mengherankan dari seseorang yang mengutamakan akhirot padahal dia masih hidup di dunia #NabiMuhammadSAW
  40. Dunia tidak lebih seperti kain lusuh (gombal) yang busuk atau tulang rapuh #NabiMuhammadSAW
  41. Jangan menempatkan dunia sebagai Tuhan karena dunia akan menjadikanmu sebagai Budak (Hamba) #NabiIsa
  42. Simpanlah brankas kekayaanmu kepada Dzat yang tidak mungkin untuk menyia-nyiakannya #NabiIsa
  43. Siapa pemilik kekayaan dunia dikhawatirkan akan salah namun pemilik kekayaan Alloh tidak pernah mengkhawatirkan salah #NabiIsa
  44. Aku telah menjerembabkan dunia untuk kalian (Hawariyun) maka janganlah kalian membangkitkannya setelak kepergianku #NabiIsa
  45. Sebagian keburukan dunia adalah bisa membuat Alloh didurhakai dengannya #NabiIsa
  46. Engkau tidak akan bisa bertemu dengan akhirot kecuali dengan cara meninggalkan dunia #NabiIsa
  47. Tinggalkan dunia dan jangan ikut meramaikan dunia, karena asal setiap salah adalah cinta dunia #NabiIsa
  48. Tidak sedikit sesaat kenikmatan mendatangkan kesedihan yang berkepanjangan #NabiIsa
  49. Kalian telah duduk di atas dunia yang telah dihamparkan untukmu, maka janganlah kalian menantang pemerintah dan wanita #NabiIsa
  50. Jagalah diri kalian (bujangan) dari wanita dengan cara berpuasa dan sholat #NabiIsa
  51. Dunia adalah sesuatu yang dicari dan yang mencari #NabiIsa
  52. Orang yang berburu akhirot maka dunia akan mengejarnya sampai sekiranya sempurna rizki #NabiIsa
  53. Akhirot akan memburu orang yang memburu dunia sampai maut datang hingga batas tenggorokannya #NabiIsa
  54. Dunia adalah hal yang paling dibenci Alloh semenjak diciptakan bahkan tidak pernah dipandang Alloh sejak tercipta #NabiMuhammadSAW
  55. Bacaan tasbih sekali itu lebih baik daripada apa yang telah diberikan kepada putra Nabi Daud, karena keabadiaannya #NabiSulaiman

Mutiara Kalam Al Hikam tentang Hasud

hasud

  1. Hasud adalah Buah dari Unek-Unek Hati yang merupakan buah dari Kemarahan
  2. Sifat Hasud bisa menghabiskan (amal) kebaikan sebagaimana api yang membakar kayu kering #Nabi Muhammad
  3. Jangan kalian saling hasud, saling memutus hubungan, saling marah, saling memalingkan diri tapi jadilah kalian hamba Alloh yang bersaudara
  4. Takutlah kalian dengan penyakit yang melanda umat-umat sebelum kalian, yaitu Hasud dan Marah #NabiMuhammadSAW
  5. Prasangka buruk jangan ditampakkan, Firasat jelek jangan takut meneruskan, Hasud jangan melebihi batas #NabiMuhammadSAW
  6. Marah (karena Benci) mencukur habis amal baik, bukan mencukur rambut melainkan mencukur agama #NabiMuhammadSAW
  7. Tidak masuk surga kecuali beriman, tidak mungkin beriman kecuali saling mengasihi maka sebarkanlah salam di antara kalian #NabiMuhamadSAW
  8. Terkadang kemiskinan menjadikan seseorang Kafir dan terkadang Hasud mengalahkan takdir #NabiMuhammadSAW
  9. Kufur Nikmat, Licik, Berlebihan, Ingin Unggul (Dunia), Berjauhan, Berhasud adalah penyakit Umat Muhammad #NabiMuhammadSAW
  10. Jangan menunjukkan kegembiraan atas penderitaan saudaramu, karena Alloh akan mengujimu di saat Alloh membantu saudaramu #NabiMuhammadSAW
  11. Hasud adalah musuh bagi NikmatKU, mengaduk-aduk KetentuanKU, tidak Ridho dengan PembagianKU di antara hambaKU #NabiZakaria
  12. Tidak ada yang lebih aku takuti atas umatku daripada memperbanyak harta sampai saling hasud dan saling bunuh #NabiMuhammad
  13. Bantulah keinginan yang belum terpenuhi dengan disembunyikan, karena setiap kenikmatan pasti ada yang hasud #NabiMuhammadSAW
  14. Setiap nikmat Alloh memiliki musuh, yaitu orang yang hasud kepada manusia atas anugerah yang diberikan oleh Alloh #NabiMuhamad
  15. Awal Kesalahan di Alam Semesta ini adalah Hasud, yaitu hasudnya Iblis atas derajat Nabi Adam yang menjadikan iblis tidak mau sujud
  16. Takutlah dengan kesombongan karena sombong adalah dosa yang pertama kali terjadi bahkan karenanya Alloh diingkari
  17. Takutlah dengan sifat TAMAK, karenanya Adam dikeuarkan dari Surga karena memakan buah surga yang tidak diperkenankan untuk dimakan
  18. Takutlah kamu dengan sifat HASUD, karenanya anak Adam membunuh saudaranya untuk pertama kalinya
  19. Ketika diceritakan kepada kalian cerita Shohabat maka tahanlah diri kalian dari berkomentar
  20. Diamlah ketika ada yang berkata kepada kalian tentang masalah Takdir dan Nujum (Perbintangan)
  21. Kebanyakan orang yang banyak mengingat kematian mereka akan sedikit tertawa dan jarang hasud #AbuDarda
  22. Setiap manusia mampu ikhlas atas manusia kecuali orang hasud kenikmatan yang tidak akan rela kecuali hilangnya nikmat #Muawwiyah
  23. Bagi orang hasud, kenikmatan yang dimiliki orang lain adalah siksaan bagi dirinya #AbuArobi
  24. Jangan hasud atas seseorang yang telah dimuliakan Alloh juga kepada seseorang yang tidak dimuliakan karena tempatnya adalah neraka
  25. Bagi orang mukmin mengharapkan kenikmatan yang sama dengan saudara jika bagi orang kafir adalah hasud #NabiMuhammadSAW
  26. Batas hasud adalah tidak suka atas kenikmatan seseorang dan senang ketika kenikmatan tersebut hilang dari seseorang
  27. Hati seseorang yang terbiasa memikirkan Kekuasaan Alloh tidak terbersit hasud karena baginya yang lebih nikmat adalah berpikir
  28. Apa untungnya hasud atas nikmat seseorang yang mana nikmat tersebut menjadikan dia masuk surga atau malahan masuk neraka
  29. Orang sakit yang tidak tahan dengan pahitnya obat maka tidak akan pernah merasakan manisnya kesembuhan

Mutiara Kalam Al Hikam

alhikam1. Pengaruh pergaulan buruk lebih cepat dibandingkan dengan api yang membakar kapas
2. Janganlah bergerak dalam siklus yang tetap, seperti langkah-langkah kaki sapi mengelilingi batu giling yang berputar
3. Tidak ada sesuatu yang lebih disukai oleh Alloh dan lebih mulia kecuali seorang Pemimpin yang bijaksana dan santun
4. Kebodohan yang paling dibenci Alloh dan paling menyusahkan adalah Kebodohan Pemimpin dan Otoriter Penguasa
5. Bagi mukmin, Ilmu=Kekasih, Kebijaksanaan=Patih Akal=Petunjuk, Amal=Harga, Kelembutan=Orang Tua, Keluwesan=Saudara, Sabar=Panglima
6. Adakah yang lebih bagus daripada iman yang dihiasi dengan Ilmu, Ilmu yang dihiasi Amal, Amal yang dihiasi Kelembutan?
7. Kelembutan adalah ketika engkau meletakan sesuatu pada tempat seharusnya
8. Sesungguhnya ketika kelebutan tidak bisa memberi manfaat kepada seseorang maka kekerasan yang akan memberinya bahaya
9. Ketahuilah, bahwasanya engkau tidak akan mendapatkan kekerasan ketika yang engkau berikan adalah kelembutan

Kelahiran Baru dan Renovasi

makkah

Kegembiraan dan suka cita mengambang di atas Makkah ketika putri Khadijah dan Muhammad lahir ke dunia. Fatimah Al-Zahra, bunga Quraisy yang semerbak wanginya, lahir pada Jum’at 20 Jumadil Akhir, ketika bangsa Quraisy tengah membangun Ka’bah. Lima tahun sebelum Muhammad ditahbiskan sebagai Nabi.
Sukacita itu berbarengan dengan kebahagiaan suku Quraisy yang diselematkan dari perang saudara berkat kebijaksanaan dan kecerdikan Muhammad. Mereka terlepas dari pertumpahan darah dan perseteruan antar saudara. Momen mulia ini diabadikan oleh seorang penyair Quraisy bernama Hubairah ibn Abi Wahab Al-Makhzumi, yang mengatakan bahwa syairnya itu dilantunkan berkali-kali oleh penduduk Quraisy:

Benih-benih permusuhan mulai ditanamkan
Jentik-jentik api kebencian mulai dinyalakan
Kobarannya semakin besar, mereah, membara
Ketika suasana semakin panas tak tertahankan
Kami sepakat mengangkat seorang pemutus perkara
Yaitu siapa saja yang pertama memasuki rumah tua

Lalu kami melihatnya berjalan dengan langkah tegap
Seketika kami berteriak gembira, kami rela dia jadi penetap
Kami suka, kami ridha, sebab dia Muhammad yang terpercaya

Lalu ia sampaikan ketetapn yang tak pernah terpikirkan sebelumnya
Ia bentangkan selembar sorban, setiap pemimpin memegang ujungnya
Kemudian bersama-sama kami mengangkat batu mulia itu ke tempatnya
Dan, dengan tangannya yang mulia, ia letakkan ke tempat asalnya

Kami suka, kami rela dan bahagia
Kami puja, kami kagumi kebijakannya
Sepanjang masa

Seandainya penyair itu tahu bahwa Fatimah Al-Zahra lahir pada hari itu, pasti ia akan sebutkan namanya dalam rangkaian bait-bait indahnya. Pasti ia akan nyanyikan bahwa Fatimah adalah pembawa kebahagiaan dan berkah yang meliputi Makkah

Muhammad Abduh Yamani, Innaha Fathimah Al-Zahra : Hanya Fatimah Bunga nan Jadi Bunda Ayahnya terj. Dedi Slamet Riyadi, (Depok: Penerbit Pustaka Iiman, 2007), hal. 3-5

Previous Older Entries

%d blogger menyukai ini: