Mutiara Rajab 1435H

ayah_isra'

1. Kyai itu orang yang sudah tua namun bukan dalam hal usia melainkan dalam hal ilmu pengetahuan agama, akhlak, budi pekerti
2. Kyai merupakan orang yang sanggup untuk melayani (ngayahi)
3. Mbah Kyai merupakan orang yang bisa selalu menambah sesuatu terlebih dalam hal ketaatan kepada Allah SWT
4. Pak Kyai merupakan orang yang suka numpak (naik) dan grayahi (mengambil apa yang bisa diambil dari santri)
5. Manusia itu tercipta abadi dengan perpindahan dari beberapa alam kehidupan
6. Manusia asalnya adalah bangsa halus/ruh yang diletakkan di dalam alam kandungan
7. Kita tidak mempunyai apa pun karena sejatinya hanya Allah yang memiliki kehendak apa-apa tersebut
8. Pekerjaan Allah itu sangat halus sampai tidak ada cacat sedikit pun dalam hasil pekerjaan tersebut
9. Hidup di alam dunia ini tinggal melaksanakan saja karena di alam mitsal kita (dalam bentuk ruh) sudah menerima takdir yang akan berlaku atas diri kita
10. Takdir ada yang Muallaq yang masih bisa dirubah dengan usaha manusia seperti kaya, pintar, cantik dan ada juga takdir Mubram yang tidak bisa dirubah oleh manusia
11. Hidup di dunia itu semua sudah tertanggung oleh Allah SWT sebagaimana kita yang diundang dalam sebuah rumah maka perjamuan dan fasilitas akan disediakan oleh tuan rumah selama kita tidak berpindah-pindah tempat yang mana hal tersebut bisa menjadikan tuan rumah bingung untuk melayani kita
12. Orang miskin seharusnya merasa bahagia karena tidak dierpotkan untuk membawa sesuatu bukankah lebih enak dibawakan daripada membawa sendiri
13. Perbedaan orang kaya dengan orang miskin sebenarnya tidak terlalu jauh, seperti contoh dalam hal makan
14. Jasad hanyalah bungkus buat ruh
15. Perpindahan ruh menuju alam dunia dari alam kandungan itu melalui proses ibu yang mengejan maka seperti itulah ketika akan menuju alam barzah, maka masing-masing individu akan mengejan sendiri untuk mengeluarkan ruh mereka dan bagi mereka yang kesulitan (naza’ su’ul khotimah) maka akan dibantu oleh malaikat maut dengan cara ditarik paksa
16. Ketika Allah memandang ruh orang mukmin maka hal itu lebih menyenangkan dibanding kebahagian orang tua yang memandang putranya
17. Isi (ruh) bisa mempengaruhi bungkus (jasad)
18. Keterbiasaan itu sulit sekali untuk itu diperlukan latihan
19. Kita sering mencaci maki Allah melalui cacian kita terhadap ciptaan Allah yang tidak sesuai dengan kehendak kita atau yang tidak sempurna menurut pandangan kitaa
20. Amal perbuatan anak sama seperti amal perbuatan orang tua, maka jika baik maka orang tua mendapat pahala yang sama begitu juga sebaliknya bila yang dilakukan adalah keburukan maka orang tua juga akan mendapat dosa seperti apa yang anak mereka lakukan

Gus Muflis (Gresik) di Banaran 26 Mei 2014 dalam rangka memperingati Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW dan Haul ke 57 Syeikh Zainunin bin Ibrahim bin Ali Akbar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: