One For All or All For One

all-for-one-and-one-for-all_t

Bagaimana engkau bisa mengatakan menyayangi semuanya
Jika engkau tidak bisa menyayasungi sesuatu
Namun bagaimana juga engkau bisa mengatakan menyayangi sesuatu
Kalau tidak bisa menyayangi semuanya
“One for All and All for One”

Ketika engkau yakin sayang akan sesuatu
Maka sudah seharusnya dirimu sayang
Dengan semua yang ada pada sesuatu tersebut
Meski semua itu sulit untuk dipahami

Ketika engkau bisa sayang semuanya
Berarti engkau benar-benar sayang sesuatu
Karena rasa sayang akan semuanya
Berawal dari rasa sayang akan sesuatu

Kita tidak bisa sayang pada seseorang
Hanya karena salah satu faktor yang ada padanya
Karena hal itu akan terkesan aneh
Sehingga sayang kita karena semua yang ada pada dirinya

Semua yang ada pada diri tercinta
Menjadi alasan kita mencitainya
Namun ketika hal itu ada pada diri orang lain
Kita tidak salah jika mencintai yang lain

Namun ketika diri tercinta tidak berbalas
Tidak perlu kecewa
Karena cinta ada pada diri sendiri
Bukan pada berbalas atau tidak

Aku Mencintaimu ….
Sudah cukup
Aku tidak butuh yang lain
One for All to make All for One

Irsyah, 927-20100214:99(1-2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: