Aku Rindu Padamu (Ya Muhammad SAW)

puisirindu

Saya rindu kepada Muhammad (saw) dan bangga mempunyai seorang Nabi seperti dia.
Saya bayangkan Muhammad SAW ketika berdiri memberi peringatan dan mengagungkan Tuhannya, dengan pakaiannya yang bersih, tubuhnya yang tegap dan wajahnya yang tampan penuh pesona, mengajak manusia kepada kebersihan jasmani dan rohani.
Berdiri di tengah-tengah tanah Makkah yang kering, tetapi dengan pakaian yang senantiasa bersih, tak pernah terdapat bintik-bintik kuning atau hitam padanya.
Saya bayangkan ketika ia di suatu hari melihat seorang laki-laki berpakaian kotor, ia lalu berkata, ‘Apakah seseorang ini tidak mempunyai sesuatu untuk mencuci pakaiannya?
Atau di kala lain, ketika ia melihat seseorang dengan pakaian yang usang lalu ia bertanya kepada Jabir (teman orang itu), ‘Apakah tidak ada pakaiannya lagi yang lain?’
Dan sesudah ia ketahui ada pakaiannya yang lain, ia pun menyuruh orang itu mengenakannya.
Saya bayangkan Muhammad SAW yang gemar meyisir rambutnya itu
Pada suatu kali melihat seseorang yang kusut musai rambutnya dan menegurnya, ‘Apakah seseoran ini tak punya sesuatu untuk menyisir rambutnya?
Saya bayangkan Muhammad SAW yang tak pernah masuk ke dalam masjid sebelum rambutnya tersisir rapi
Ketika memberi isyarat kepada seserang yang datang kepadanya dengan rambut dan jenggot yang kusut masai, agar memperbaiki rambut dan jenggotnya itu.
Saya bayangkan utusan Allah ini, yang gemar akan keindahan dan bersabda kepada para sahabatnya, ‘Tuhan itu Maha Indah , Ia mencintai Keindahan”.
Saya bayangkan ia ketika baru kembali dari luar kota dan setiba di gerbang kota menyuruh seorang kurir buat memberitahukan kedatangannya kepada Ummul-Mukminin, sehingga karenanya bertanyalah seorang sahabat, ‘Mengapa Rasulullah tidak terus pulang saja?’
Dan tersenyumlah ia sewaktu menjawab, ‘Biar Ummul-Mukminin sempat berhias menyambut kehadiran Rasulullah’.
Saya terbayangkan akan Nabiku itu
Seorang yang mementingkan kebersihan hingga derajat yang demikian tingginya
Mengajarkan kepada penganut-penganutnya banyak tuntunan kebersihan dan kesehatan
Seorang yang punya cara hidup penuh kebersihan dan keindahan
Sehingga tak ada satu pun kebersihan yang patut bagi manusia yang luput dari pemeliharaannya, sehingga pernah bersabda, ‘Kebersihan itu adalah sebagian dari Iman’.

Idrus Shahab, Sesungguhnya Dialah Muhammad cet. III, (Bandung : Pustaka Hidayah, 2004), hal. 39-40

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: