Islam dan Kebersihan (Mandi)

mandi+sehat

Dan betapa tidak mengagumkan ketika Muhammad, sholawat dan salam Alloh tertimpa atasnya, memerintahkan ummatnya untuk membersihkan seluruh badan dengan air dalam hal pollutio-nocturna, coitus, menstruatie, dan puerperium, sementara di abad pertengahan, orang Eropa yang dianggap telah maju peradabannya belum mengetahui manfaat mandi itu, bahkan mandi di sungai dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum

Di dalam istana raja-raja Spanyol yang disebut exoriaal terdapat 3000 kamar, tetapi tidak ada satu kamar mandi pun. Di tempat peristirahatan di Versailles dari Raja Lodewyk XIV, hanya terdapat satu kamar mandirendam (bad kuip), tetapi oleh karena tidak pernah digunakan, maka kamar mandi rendam itu dipindahkan ke suatu park untuk dijadikan fontein. Demikian pula hanya Goethe dan Richard Wagner, hanya mempergunakan satu cangkir kecil air untuk menyeka badan.

Ketahuilah anakku, kulit adalah alat tubuh yang terbesar pada manusia, luasny alebih kurang dua meter persegi, beratnya 3 kilogram, mengandung sepertiga dari jumlah darah yang mengalir dalam tubuh kita. Setiap satu sentimeter persegi kulit mengandung dua aparat pencatat dingin, 12 aparat pencatat panas, 3 juta sel, lebih-kurang 10 helai rambut, satu meter urat darah halus, 100 kelenjar keringat, 3000 sel perasa, 4 meter urat syaraf, dan 25 aparat pencatat tekanan. Kulit mempunyai beberapa alat penerima, untuk perasaan sakit, rabaan, terikan, tekanan, aliran udara di badan, panas, dingin, pancaran sinar-sinar gamma, rontgen, ultraviolet, kosmis, infra merah, UGK, diathermie, dan sebagainya. Maka jelaslah kiranya nak, betapa pentingnya pemeliharaan kulit badan kita.

Kebersihan adalah pangkal kesehatan, dan alat utama untuk kebersihan adalah air. Bukankah demikian salah satu slogan ilmu kedokteran.

Dengan air segala kotoran dapat dibersihkan . air adalah alat terbaik! Islam sudha lama mengatakan bahwa airlah alat utama untuk kebersihan. Dapat kita katakan, bahwa Islamlah yang paling banyak menyuruh memakai air sehingga memelajari air dengan teliti. Islam pulalah satu-satunya agama yang mewajibkan ummatnya memakai air untuk kebersihan. Baru pada abad 19 manfaat dari pembersihan tubuh secara teratur mendapat penghargaan selayaknya. Padahal jauh berabad-abad sebelumnya, Muhammad SAW telah tampil ke hadapan manusia dengan ajaran kebersihannya dan keteladanannya, kebersihan jasmani dan rohani.

Idrus Shahab, Sesungguhnya Dialah Muhammad cet. III, (Bandung : Pustaka Hidayah, 2004), hal. 34-37

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: