Bakal Sirna

bagian-bagian Ka'bah

Ka’bah, coba lihatlah. Betapa tidak pernah sepi dari orang. Betapa setiap waktu, orang-orang mengelilinginya, tak ubahnya pusaran air. Kata seorang ulama, “Tidaklah tenggelam matahari di ufuk barat, kecuali pasti ada seorang wali abdal yang berthowaf, dan tidaklah terbit fajar kecuali ada seorang wali autad sedanf berthowaf. Nah, jika tidak ada lagi wali autad dan wali abdal yang berthowaf maka itulah awal hilangnya Ka’bah.

Ka’bah memang bakal diangkat dari muka bumi ini, hingga tidak tampak bekasnya sama sekali. Hal ini terjadi jika selam tujuh tahun berturut-turut tidak ada seorang pun yang berhaji kepadanya. Setelah itu, tulisan Al Qur-an dihapuskan dari lembaran-lembarannya. Ketika itu, pagi-pagi orang dibuat kahet mendapati Al Qur-an jadi putih tanpa tulisan sehuruf pun.

Selanjutnya menyusul dihapuskannya Al Qur-an dari hati atau memori orang sehingga tidak ada seorang pun yang mengingat kalimatnya. Orang pun kembali ke syi’ir dan nyanyian-nyanyian serta kabar-kabar kaum jahiliyah. Lalu keluarlah Dajjal, disusul turunnya Nabi Isa as, yang kemudian membunuh Dajjal, sedang kiamat waktu itu tidak ubahnya wanita hamil yang sudah kebelet melahirkan.

Ali bin Abi Tholib menuturkan firman Alloh dalam hadist qudsi, “Jika AKU hendak merobohkan dunia ini, maka AKU akan mengawalinya dengan rumah-Ku (Baitulloh). Jadi, AKU robohkan lebih dulu Rumah-Ku itu, kemudian Aku robohkan dnia ini di atas punig-puingnya”.

Diambil dari kitab Ihya’ Ulumiddin Karya Imam Al Ghozali oleh Hamid Hamdan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: