Kisah Seorang Ibu yang Menangis Sepanjang Musim

ibu-menangis11
Motivator Mesir, DR Ibraahim al-Faqqy rahimahullah menceritakan,
“Dikisahkan ada seorang ibu yang selalu menangis sepanjang waktu. Puterinya yang besar dinikahi oleh seorang penjual payung. Sedangkan puterinya yang kedua dinikahi oleh seorang penjual makaroni.

Ketika datang musim kemarau, sang ibu menangis memikirkan puterinya yang besar, khawatir payungnya tak laku di musim kemarau. Jika datang musim penghujan, iapun juga menangis karena memikirkan puterinya yang kedua, karena tentu suaminya tak bisa menjemur makaroni yang hendak dijualnya.

Begitulah keadaannya sepanjang musim, bersedih memikirkan keadaan kedua puterinya. Hingga suatu hari, ada orang bijak yang menemuinya dan bertanya kepadanya akan sebab tangisnya yang berkepanjangan. Ketika sang ibu menceritakan kasusnya, tersenyumlah orang bijak itu dan berkata,
“Seyogyanya ibu merubah cara pandang menghadapi masalah. Ibu tidak mampu merubah musim. Maka jika matahari bersinar terang, pikirkanlah keadaan puterimu yang kecil, betapa senangnya ia karena suaminya bisa menjemur makaroni dan menjualnya. Dan ketika datang musim penghujan datang, pikirkanlah puterimu yang besar, dan betapa payungnya akan laku keras.”

Dengan nasihat ini, berhentilah tangis sang ibu, dan ia lebih banyak bahagia dan syukurnya.

Jika Anda tidak mampu merubah keadaan, setidaknya Anda bisa merubah sudut pandang dalam melihat keadaan yang mampu menghadirkan rasa syukur dn kebahagiaan sekaligus

sumber : page inspirasi islami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: