PERCUMA TAUBAT…!

Ba’da Isya’ Kiyai Sodron dapat undangan mengisi pengajian di salah satu rumah orang tua santri yang cukup jauh dari pesantren. Karena cuaca mendung dan sedikit gerimis, Kiyai Sodron pun memilih untuk naik taxi dari pada naik sepeda motor sendiri, juga biar aman.

Kiayi Sodron pun menghubungi sopir taxi langganannya. Tak berapa lama taxi pun datang dan beliau berangkat ke TKP (Tempat Kejadian Pengajian).

Ditengah perjalanan, sang sopir bertanya kepada Kiyai Sodron.

Sopir Taxi : “Maaf, Pak Kiyai. Kalau boleh saya bertanya, mengapa sih kita harus bertaubat?”

Kiyai Sodron : “Ya biar diri kita kembali bersih dari dosa.”

Sopir Taxi : “Menurut saya percuma saja Pak Kiyai, nanti kan juga punya dosa lagi?”

Kiyai Sodron hanya tersenyum tak menjawab.

* * *

Sesampainya ditujuan.

Sopir Taxi : “Nanti pulang jam berapa, Pak Kiyai?”

Kiyai Sodron : “Mungkin sekitar dua jam kedepan.”

Sopir Taxi : “Ya sudah Pak Kiyai, daripada saya balik kepangkalan juga belum tentu dapat penumpang, bagaimana jika saya tunggu di pom bensin depan sana? Nanti Pak Kiyai ke sana saja.”

Kiyai Sodron : “Ya, insya Allah.”

* * *

Seusai pengajian, Kiayi Sodron pun menuju ke pom bensin yang kebetulan tidak jauh dari rumah shohibul hajat. Tampak olehnya sang sopir taxi sedang mencuci mobilnya yang kelihatan kotor karena kehujanan.

Kiyai Sodron : “Assalaamu’alaykum, Mas. Sedang apa? Mari kita pulang.”

Sopir Taxi : “Wa’alaykum salam, eh Kiyai sudah pulang. Iya, tunggu sebentar ya. Ini sedang nyuci mobil, nanggung kurang dikit.”

Kiyai Sodron : “Kok dicuci segala, Mas. Biar apa?”

Sopir Taxi : “Kan tadi kehujanan, Kiyai. Jadi kotor, makanya saya cuci biar bersih. Biar penumpang senang.”

Kiyai Sodron : “Menurut saya percuma saja, Mas. Sekarang masih gerimis, mending ga usah dicuci. NANTI JUGA KOTOR LAGI.”

Sopir Taxi : “..?????!!!!!” (gigit gigit kain lap)

xixixi… Maaf jika kurang lucu, tapi Admin tetap pengen tersenyum,

–0o0o0–

Wahai sobat HIAS, hidup ini ibarat mobil, terus bergerak melaju, panas, hujan, kubangan air dijalan, kerikil, paku, kotoran pasti dilalu. Begitupun manusia hidup, pasti yang namanya kesalahan, dosa, kekhilafan selalu saja ada, oleh karena itu cucilah hati kita dengan perbanyak taubat dan istighfar. Tidak perduli nanti kita melakukan dosa lagi atau tidak yang terpenting ketika kita sadar, maka segeralah bertaubat dan beristighfar. Sambil membenahi diri, berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

– “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang orang yang beriman. Supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31)

– Dari Abu Hamzah Anas bin Malik Al Anshariy (pembantu Rasulullah) berkata : Rasulullah sholallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Allah gembira menerima taubat hamba-Nya, melebihi seseoran di antara kalian ketika menemukan kembali ontanya yang hilang di padang yang luas.” (HR. Bukhari Muslim)
*Imam Nawawi, Terjemah Riyadhus Shalihin 1, hal. 17.

Wallaahu a’lam…

Jangan lupa dishare atau bagikan agar teman teman Anda pun dapat mengambil hikmah dari postingan ini.

Follow Twitter @motivasiunik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: