Dialog Senja

Kau tak bisa membenci sesuatu yang tiak kau kenal
Bahkan pada matahari yang berubah jingga saat senja
“Lalu, apa yang kau dapatkan dari senja ini?”

Senja menghantarkan tanya atas senja yang bertakhta di antara kita
Betapa ia mengajarkan manusia akan makna kehidupan dan kematian

Ya, kehidupan telah berttitah sementara
Keabadian adalah milik kematian
Kehidupan setelah kematian

“Hidup memang sementara
Dia adalah saat di mana kita merangkai mimpi menghadapi mati
Kefanaan untuk keabadian
Sementara untuk selamanya”

(Nurul Maria Sisilia)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: