Kubur

Kubur adalah taman dari taman-taman surga
atau lobang dari lobang neraka

Kubur adalah permulaan tempat
Dari tempet-tempet akhirat
Dan akhir dari tempet-tempat dunia

Kubur adalah sebuah rumah
Maka di dalamnya harus ditempati

Jika salah seorang dari kalian mati
Maka diperlihatkan tempat kediamannya waktu pagi dan sore
Jika termasuk penduduk surga
Maka tempatnya adalah di penduduk surga
Jika termasuk penduduk neraka
Maka tempatnya adalah penduduk neraka
Dikatakan, ini tempatmu hingga Allah membangkitkanmu pada hari kiamat

Orang mukmin pada kuburnya adalah sebuah taman yang hijau
Dan diluaskan kuburnya hingga 70 hasta
Bersinar terang hingga seperti bulan purnama

Allah ta’ala berfirman dalam hadist Qudsi
Hai Isa! banyak diantara wajah yang tampan, tubuh yang sehat, dan lisan yang fasih
Kelak (berada) di antara tumpukan api neraka, ia memekik

Sesungguhnya seorang hamba yang mukmin
Tatkala ia diletakkan di dalam kubur kemudian diduduki
Dan ahlinya, kerabatnya, kekasihnya, anak-anaknya berkata :
Hai Tuan!
Hai orang yang mulia!
Hai pemimpin!
Lantas malaikat berkata untuknya:
Dengarlah apa yang mereka katakan ..
Engkau telah menjadi tuan
Engkau telah menjadi orang yang mulia
Engkau telah menjadi pemimpin
Mayat berkata :
Hai malaikat!
Semoga mereka tidak ada
Lantas digilaslah dia dengan satu gilasan
Yang menyebabkan tercerai berai tulang iganya

Andaikata bani Adam mengetahui bagaimana siksa kubur
Maka tidak ada manfaatnya mereka hidup di dunia
Maka minta tolonglah kepada Allah yang Maha Mulia
Dari siksa kubur yang jelek

Tiadalah dari seorang hamba yang lewat pada kubur seseorang yang ia kenal di dunia
Lantas ia mengucapkan calam kepadanya
Kecuali pastilah ia mengenalnya dan menjawab salamnya

Tiadalah dari seornag muslim yang lewat di sebuah kubur dari kubur-kubur orang islam
Kecuali ahli kubur berkata :
Hai orang yang lalai!
Andaikata engkau tahu apa yang kami ketahui
Pastilah hancur daging dan jasadmu
Dan darahmu dari badanmu

Jalaludin Assuyuthi, Terjemah Lubabul Hadist 400 Hadist pilihan diterjemahkan oleh M. Khoiron GZ, Surabaya : APOLLO, Hal. 118-121

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: