Allah SWT Menawarkan Sesuatu pada Muhammad SAW

Ketika Nabi Muhammad SAW di-Isro’-kan oleh Allah SWT sampai ke langit dengan ditemani malaikat Jibril, ketika perjalanan akhirnya sampai di sebuah Hijab yang sangat besar di Sidrotul Muntaha malaikat Jibril berkata kepadaku, “Wahai Muhammad, tidak ada satupun yang pantas untuk melewati Hijab tersebut selain dirimu hal ini dikarenakan di sisi Allah engkau lebih mulia dari diriku!”

Kemudian Nabi Muhammad melewati Hijab tersebut hingga sampai di sebuah ranjang yang terbuat dari emas dengan selimut yang terbuat dari sutra surga. Di saat itu terdengar suara malaikat Jibril as dari arah belakang, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah memuji dirimu maka dengarkan dan ikuti jangan sampai dirimu merasa bingung dengan apa yang difirmankan Allah kepada dirimu!”

“Segala penghormatan, rahmat ta’dhim, dan apa pun yang baik hanya milik Allah SWT”, ucap Nabi Muhammad SAW dengan penuh ta’dhim
“Untukmu Rahmat Allah dan Berkah Allah wahai Nabi SAW”, jawab Allah SWT
“”Atas kami dan juga atas hamba Engkau Ya Allah yang sholih”, tambah Nabi Muhammad SAW
“Saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah hamba sekaligus utusan Allah SWT”, sambung malaikat Jibril as

“Rosul mempercayai semua apa yang datangnya dari Tuhannya”, firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW
“Benar, saya percaya kepada-MU Wahai Tuhanku”, jawab Nabi Muhammad SAW dengan mantap tanpa ragu
“Orang mukmin adalah mereka yang percaya kepada Allah, Malaikat Allah, Kitab-kitab Allah, Rosul-Rosul Allah”, sambung Allah SWT
“Janganlah Engkau memisahkan mereka dari Rosul-Mu sebagaimana Engkau memisahkan kaum Yahudi dari Nabi Musa dan Nabi Isa”, ujar penuh harap Nabi Muhammad SAW

Allah SWT berfirman, “Allah tidak membebani* seseorang (*sebagaimana Allah tidak membebani seseorang yang tidak mampu berdiri untuk melaksanakan shalat dengan berdiri) melainkan sebatas dengan kemampuan. Baginya apa* yang dilakukan dan apa yang diharapkan dari apa yang dilakukan (*baginya balasan atas kebaikan maupun keburukan yang dilakukan)

“Mintalah Muhammad, maka AKU akan memberi?”, firman Allah kepada Nabi Muhamamd SAW
“Pengampunan*-Mu Ya Robbi, dan kepada-MU tempat untuk kembali*!”, jawab Nabi Muhammad SAW (*Ampunilah dosa-dosa kami, karena sesungguhnya hanya kepada-MU kami kembali kelak di hari Kiamat)

“Mintalah Muhammad, maka AKU akan memberi?”, firman Allah kepada Nabi Muhamamd SAW sekali lagi
“Pengampunan*-Mu Ya Robbi, dan kepada-MU tempat untuk kembali*!”, jawab Nabi Muhammad SAW
“Sesungguhnya aku telah mengampuni dosamu dan dosa ummatmu ketika mereka menemukan diri-KU dan mau membenarkan risalahmu”, firman Allah SWT mengabulkan permintaan Nabi Muhammad SAW

“Wahai Muhammad, mintalah maka akan Aku kabulkan permintaanmu?”, firman Allah SAW
“Ya Allah Tuhan Kami, janganlah Engkau anggap (serius) apa yang kami lakukan karena kesalahan dan karena kelupaan kami?”, do’a Nabi Muhammad SAW kepada Allah SWT
“Bagimu itu semua, Aku tidak akan menyalahkan kalian dikarenakan kelupaan, kesalahan dan ketidak sukaan kamu terhadap sesuatu!”, firman Allah SWT

“Wahai Muhammad, mintalah maka akan Aku kabulkan permintaanmu?”, firman Allah SAW sekali lagi
“Ya Allah, janglah Engkau membebankan atas kami akan sesuatu yang berat sebagaimana Engkau telah bebankan hal tersebut kepada orang-orang sebelum kami?”, ujar Nabi Muhammad dalam do’anya kepada Allah SWT (Karena sesungguhnya ketika kaum Bani Isroil melakukan suatu kesalahan maka Allah kemudian mengharamkannya. Misal : 1. Karena mereka aniaya maka makanan yang terbilang enak diharamkan di mana sebelumnya makanan tersebut dihalalkan oleh Allah SWT; 2. Ketimka mereka melakukan dosa di malam hari, maka akan tertulis di pintu rumah mereka di pagi harinya; 3. Bagi mereka kewajiban melaksanakan shalat 50 waktu) “Maka jadikanlah ibadah 50 waktu tersebut menjadi ibadah 5 waktu saja, Ya Allah?” lanjut Nabi Muhammad SAW
“Aku kabulkan apa yang kamu minta!”, firman Allah dengan bijaksana

“Mintalah Muhammad akan AKU kabulkan permintaanmu?”, Allah SWT kembali berfirman kepada Nabi Muhammad SAW
“Jangalah Engkau menyerahkan sesuatu yang tidak ada kekuatan bagi kami untuk melakukannya! Karena sesungguhnya umatku sangat lemah”, mohon Nabi Muhammad SAW
“Aku kabulkan apa yang kamu minta!”, firman Allah dengan bijaksana

“Mintalah Muhammad akan AKU kabulkan permintaanmu?”, Allah SWT kembali berfirman kepada Nabi Muhammad SAW
“Maafkanlah kami, Ampunilah kami, berilah kami rahmat-Mu, karena sesungguhnya Engkau adalh Tuan kami maka selamatkanlah kami dari kaum kafir”, mohon Nabi Muhammad SAW
“Aku kabulkan apa yang kamu minta!”, firman Allah dengan bijaksana

*Dituturkan oleh Sayyid Muhammad Haqqi An Najiliy sebagaimana penuturan Muqotil ibn Hibban

Ahmad Yasin ibin Asmuni Al Jarani, Fadhoilul Suwar, (Kediri, Hidayatul At Thulab, 2002), hal. 10-12

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: