Harmoni Diri

Saat syahadatku sebatas ucapan
Saat sholatku sebatas gerakan
Saat shoumku sebatas kewajiban
Saat zakatku sebatas keharusan
Saat hajiku sebatas kebanggaan
Saat itu pula …
Kesia-siaan terbesar ada pada diriku

Saat Islamku sebatas pakaian
Saat imanku sebatas ucapan
Saat ihasanku sebatas pengetahuan
Saat itu pula …
Ada penipuan terbesar dalam diriku

Saat kematian dianggap hanya cerita
Saat neraka dianggap hanya berita
Saat siksa dianggap hanya kata
Saat itu pula …
Kesombongan besar ada pada diriku

Saat takdir dianggap tidak mungkin
Saat hidup kembali dianggap mustahil
Saat TUHAN dianggap nihil
Saat itu pula …
Kedurhakaan terbesar ada pada diriku

Bukankah aku memiliki hati?
BUkankah aku memiliki jasmani?
dan …
Bukankah aku memiliki akla budi?

Maka harmonikah semuanya?
Yang Robbi, semata hanya untuk-MU

Iklan

3 Komentar (+add yours?)

  1. mas1928manis
    Apr 27, 2011 @ 10:46:52

    seandainya aku bisa menangis, aku akan menangis saat ini juga.

    Balas

    • Irsyah
      Apr 28, 2011 @ 17:53:28

      Menangislah bila harus menangis
      Karena kita semua manusia
      Manusia bisa terluka
      Manusia pasti menangis
      dan Manusia pun bisa mengambil hikmah

      Makasih atas kunjungannya

      Balas

  2. Catatan Santri
    Jun 20, 2011 @ 10:52:44

    Mengharukan…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: